Sejarah Batik

 

I always thiking in my mind,”How About The Others?”. It’s Koteka (Papua),Kain Tapis Lampung (Lampung-Sumatera),Ulos (North Sumatera) and Sasirangan (South Borneo – http://banuabanjar.freeiz.com/index.php/berita/baca/3/Sasirangan-Bukan-Batik- ),Songket http://www.lenteratimur.com/menyungkit-kisah-si-kain-emas/ and Karawo (Gorontalo) also Tattooing or Tatto (its original Art and most oldest Art from Austronesian People or Bumantara People,term or name “Bumantara” is origin from Sutan Alisyahbana’s Thought),when give a Privilege only one Cloth or a Traditional Shirt as National Identity,that is really unjust and tend to marginal Indonesian Citizens from other regions,they are West Papua,Celebes (Sulawesi),Sumatera and Kalimantan (Indonesia Borne0) also Mollucas (Maluku Archipelago),when someone says that there Batik Sumatera or Batik Kalimantan,i think it is Fool Around and took about Rubbish!

October,2 2014 for Hari Batik Nasional (National Batik Day) Should Better is never Exist.

Who is Kalimantan People Weaving “Batik” (Membatik) or Sumatera People Weaving “Batik” (Membatik)? Batik Cloth or Batik Art in Sumatera its origin from Java Island and Bring it to Sumatera. My Grand Mother (from Lubis Clan) have “Ulos” and Obviously its not “Batik”!

My Grand Father (he is mixed Acehnese and Mandailingnese) was born in Lhokseumawe,Aceh and he never said there Acehnese who weaving “Batik”.

If there “Batik” Art in Aceh,its origin from some Javanese People who living in Gampong Jawa (Jawa Town).

Please Don’t Fool us,because we are (Sumateranese) not Stupid!

Nusantara is very Rich and all Kind about Making Basket Case Art  or Weaving Art,but why Privilege its only for “Batik”?

“Batik” Art in Java Island,actually a Printing Art from China that growing in around North Java Island Coast,make an Art from China or Made In China as National Identity is Reclless Idea!

Loving a Great Art is  Naturally Feeling and not Result from a Foolish,when to promotion an Art Work is too Over,it’s will be make Audiences feels Fed Up (me one of them!),even with softly Repressive added some Foolishs also,that’s make me more Fed Up and Furious! (I think you all too!).

Art Work or Art Creation is about Freewill for Loving Something or Someone,when an Art Work or an Art Creation is too much involved in Politic or part of Propaganda that tend Facist,its will be Boring,i sure you all Going Vomit! 🙂

Hari Busana Nusantara (Among Islands Fashion Day) will give Respectful for all Art Fashions in Nusantara and No Except,that’s why i am Shouting Hari Busana Nusantara is Better!

Wawasan

Hari Busana Nusantara is Better!

Gambar

Blognya Orang Papua

Di dalam Buku Sejarah yang dipelajari di sekolah-sekolah di negeri ini,Sejarah Papua selalu dalam keadaan tidak jelas,khususnya pada Peristiwa Referendum Papua Barat atau Pepera (Penentuan Pendapat Rakyat),yang memicu Kontroversi adalah Rakyat Papua yang terlibat dalam Referendum itu hanya sekitar 1000 dari sekitar 800 000 Rakyat Papua Barat pada saat itu,dan sebelum dilakukan Referendum di Papua Barat,terjadi sesuatu yang tak pantas pula,yaitu Tetua-Tetua Rakyat Papua Barat atau Tokoh-Tokoh Masyarakat Papua Barat di Bawah ke Daerah yang Tak Netral,yaitu Jakarta dan Surabaya.

Jika Mereka (Rakyat Papua Barat) Suka Rela ingin bergabung dengan Indonesia,Kenapa mereka tidak pernah ikut Sumpah Pemuda dan Terlibat dalam Gerakan Perjuangan Melawan Penjajahan Belanda dan Jepang?

Marilah Kemari Untuk Mengetahui Lebih Banyak Tentang Jeritan Hati Mereka http://lovepapuablog.blogspot.com

Bung Hatta Menentang Keras Gagasan Menjadikan Papua Barat Sebagai Bagian Dari Indonesia,Beliau Berpendapat “Jika Kita Benci Penjajahan,Kenapa Kita Mau Menjajah Pula?

Kemunafikan Bung Karno 3

Kemunafikan Bung Karno 4

Kemunafikan Bung Karno 6

Sayangnya Bung Hatta Pada Saat Itu Dalam Keadaan Tersudut,Karena Kalah Jumlah Suara Melawan Bung Karno Dan Muhammad Yamin

Kemunafikan Bung Karno 2

Bangsa Melanesia (Bangsa Lapita) Mempunyai Daerah Sebaran Peradaban Yang Luas Dan Mereka Adalah Pelaut-Pelaut Hebat Pula (Tidak Kalah Dengan Pelaut-Pelaut Dari Rumpun Bangsa Austronesia-Malayo Polynesia)

Bangsa Lapita

Blogger Tamu

Blog Jeritan Hati Rakyat Papua Barat

Gambar

Aku selalu menyadari bahwa Kemerdekaan adalah Hak Segala Bangsa,Keinginan Untuk Merdeka adalah Sesuatu yang Alami dan Bukanlah sebuah Penyakit dan kita haruslah menghormati pula keinginan Rakyat Papua Barat yang adalah Bangsa Melanesia Barat dan dalam perjalanan sejarahnya jarang disorot oleh sejarawan-sejarawan negeri ini (karena mereka cenderung jawa sentris),bahwa di masa lampau Bangsa Melanesia atau disebut pula sebagai Bangsa Lapitahttp://frontiers-of-anthropology.blogspot.com/search/label/Lapita%20Ware%20People)                                     ,adalah pelaut-pelaut ulung pula dan mereka tidak kalah dengan pelaut-pelaut ulung yang berasal dari Bangsa rumpun Austronesia/Malayo-Polynesia.

Bangsa Papua atau Bangsa Melanesia ibarat ranting yang berasal dari pohon asing yang diusahakan  secara Paksa dicangkokan ke Negeri ini,terbukti dalam Pepera yang hanya diikuti oleh sekitar 1000 lebih Rakyat Papua yang pada saat itu berjumlah  sekitar 800.000 jiwa.

Jarang ditulis di dalam buku-buku pelajaran sejarah,bahwa Bung Hatta menentang gagasan pengabungan Papua Barat dengan Indonesia. Pendapat Bung Hatta saat itu adalah “Indonesia adalah Negeri Suku Bangsa-Suku Bangsa Rumpun Melayu”.

Tapi sayangnya Bigot-Bigot Nasionalis atau Bigot-Bigot Majapahit tidak mau tahu pada Kenyataan yang ada di atas.

lapita

Dengarkanlah Jeritan Hati Mereka

Papua Barat

Jeritan Hati Rakyat Papua Barat

Gambar