I was pick some words from two languages about the name of colours,this is some words from Maori Language and Gorontalo Language.

By the way What’s Your Mother Tongue For This?

Maori Language

Maori 1

Gorontalo Language

Gorontalo 1

PS : Gorontalo Language or Bahasa Hulontalo is from Northern Sulawesi

Austronesia/Malayo-Polynesia, Bahasa, Maori

What’s Your Mother Tongue For This?

Gambar

Ini adalah Bahasa Inggris dengan Tata Bahasa dan Logat,yang tidak umum bagi kita,kemungkinan besar akan menjadi Bahasa Resmi Skotlandia. http://www.youtube.com/watch?v=cENbkHS3mnY

Kembali aku berbicara (dengan cara mengetik di dalam blog ini) tentang Bahasa dan Berbagai Hal yang ada hubungan dengannya,beberapa orang selalu menganggap bahwa Tata Bahasa adalah penting dan ada sebuah Logat yang terdengar aneh atau tidak sesuai Arus Utama. Beberapa orang mungkin akan Bawel atau Nyinyir tentang hal itu dan mereka menganggap cara mereka berbicara atau menulis adalah yang paling benar karena mengikuti Tata Bahasa Baku atau Logat yang menjadi Arus Utama mereka,mereka lupa setiap Puak,Suku Bangsa,Suku Kaum dan beragam kelompok Masyarakat lainnya mempunyai cara berbicara yang Khas.

Ketika mereka berbicara dalam sebuah Bahasa,di sisi lain cara bercakap atau berbicara Bahasa Ibu mereka atau Bahasa yang mereka pergunakan sehari-hari,secara tidak sadar atau sadar akan terbawa pula. Sebagai contoh orang-orang yang adalah Penutur Asli Bahasa Jerman atau Bahasa Sehari-hari mereka adalah Bahasa Jerman,biasanya saat mereka akan menanyakan nama seseorang,bentuk atau tata bahasa Jerman yang biasanya mereka pergunakan akan terbawa,mereka akan bertanya How Are You Called? Wieheisst Du? jika diterjemahkan kedalam Bahasa Inggris akan menjadi How Are You Called? Biasanya saat kita akan menanyakan nama seseorang dalam Bahasa Inggris,kita akan mempergunakan kata-kata What Is Your Name?

Ini seperti orang yang berasal dari Sumatera berbicara dalam Bahasa Indonesiadan mereka biasa mempergunakan kata Lah untuk mempertegas kata yang diucapkan atau sebagai akhiran sebuah kata,ini ada beberapa contoh ; Biarlah,Makanlah,Janganlah dan Masuklah serta Diamlah dan masih banyak contoh lainnya. Bagi orang yang berasal dari Jakarta atau lama tinggal di Jakarta,mereka ketika berbicara dalam Bahasa Indonesia,mereka biasa mempergunakan kata Dong untuk mempertegas kata yang diucapkan atau sebagai akhiran sebuah kata,ini ada beberapa contoh ; Biarin dong,Makan dong,Jangan dong dan Masuk dong serta Diam dong dan masih banyak contoh lainnya.

Bagi beberapa orang yang Fanatik dengan cara berbicara atau Tata Bahasa dan Logat yang sesuai dengan Ketentuan Baku mereka,cara berbicara orang yang agak berbeda atau berbeda dengan mereka akan anggap cara berbicara mereka adalah salah.

Kesalahan atau Tata Bahasa yang menyimpang dari Bahasa Aslinya,akan memunculkan sebuah Bahasa Baru atau Logat.

Tata Bahasa Dalam Dunia Melayu dan Irlandia

Dalam pandangan orang-orang yang berbicara dalam Bahasa Melayu Kelompok Timur (Maluku,Laratuka dan Makassar serta Papua),Tata Bahasa yang aku pergunakan dalam tulisan di blogku ini tidak sepenuhnya benar,karena berbeda dengan Bahasa Melayu Kelompok Timur dan Bahasa Indonesia adalah termasuk Bahasa Melayu Kelompok Barat (Bahasa Indonesia adalah sebuah Bahasa Melayu Riau-Johor yang mengalami Perubahan dan Penyempurnaan di sana-sini).

Ciri khas Bahasa Melayu Kelompok Timur adalah pengunaan atau peletakan kata Punya,ini ada beberapa contoh Kita Punya Orang Tua (Orang Tua Kita atau Kita Mempunyai Orang Tua-Bahasa Melayu Barat),Ayah Punya Tetangga (Tetangga Ayah atau Ayah Mempunyai Tetangga-Bahasa Melayu Barat),Jepang Punya Ini Barang (Barang Ini Buatan Jepang-Bahasa Melayu Barat).

Salah satu Ciri Khas Bahasa Melayu Kelompok Timur yang paling sering nampak selain pengunaan atau peletakan kata Punya,adalah pengunaan Kata Ini dan Kata Itu,ini ada beberapa contoh ; Itu Negeri,Ini Rumah dan Itu Cerita,serta Ini Rumah Punya Si Amri dan Itu Negeri Yang Tersebut Di Dalam Surat.

Kemudian marilah kita menengok Tata Bahasa Inggris dan Logat Bahasa Inggris yang tidak seperti biasa yang kita kenal,khususnya bagi kita yang sering menonton filem Hollywood dan mempergunakan Ketentuan Bahasa Inggris Amerika atau TOEFL,aku akan membahas tentang Bahasa Inggris Hiberno,yang adalah hasil Perkawinan Bahasa Jermania (Bahasa Inggris) dengan Bahasa Keltik (Gaelik).

Bahasa Inggris (British) memang mempunyai tempat yang terhormat secara Politik dan Sosial di Daratan Britania Raya dan Irlandia (Bahasa Inggris telah berhasil mengantikan peran Bahasa Latin sebagai Bahasa Resmi semua Kerajaan di Britania Raya dan Bahasa Keltik sebagai Bahasa Sehari-hari di Britania Raya),semua itu karena jasa William Shakesphere pula,karena jasa Beliaulah Bahasa Inggris bisa seperti sekarang (semuanya Karya Besarnya ditulis dalam Bahasa Inggris).

Di Irlandia meskipun Bahasa Asli mereka adalah Gaelik Irlandia (Bahasa Keltik Irlandia dari Cabang Goidelik) atau disebut pula,sebagai Irish Teanga,tapi Bahasa Inggris berkuasa secara Politik dan Sosial,di sisi lain Bahasa Gaelik Irlandia masih dipergunakan di beberapa tempat di Irlandia,dan Bahasa Inggris Hiberno adalah hasil perkawinan Bahasa Jermania dengan Bahasa Gaelik Irlandia,tepatnya Tata Bahasanya adalah Gaelik Irlandia (Keltik),tapi kata-katanya dalam Bahasa Inggris yang diucapkan dengan Gaya Irlandia (Logat Irlandia),ini ada beberapa contoh ; I am Going To Dublin Tomorrow,tapi kata-kata itu lebih sering diucapkan dengan cara ;

a) It’s Me That’s Going To Dublin Tomorrow

b) It’s Going That I am To Dublin Tomorrow

c) It’s To Dublin That I’m Going Tomorrow

d) It’s Dublin That I am Going Tomorrow

e) It’s Tomorrow That I’m Going To Dublin

Dan sebuah contoh lagi I am Sleeping Tonight At My Home,pada kenyataanya kata-kata di atas lebih sering diucapkan dengan cara ;

a) It’s Me That’s Sleeping At My Home

b) It’s Sleeping That I am At My Home

c) It’s Tonight That I am Sleeping At My Home

d) It’s At My Home That I am Sleeping Tonight

Sebuah Logat Bahasa Inggris yang unik kan? ūüôā

Sebenarnya aku tidak menulis atau mengetik untuk membahas tentang Bahasa Inggris Hiberno,Bahasa Keltik atau Bahasa Melayu,dalam tulisanku kali ini,aku hanya ingin memberikan Sudut Lain yang berkaitan dengan Tata Bahasa atau Logat,dan Tata Bahasa atau Logat yang baik atau benar,pada dasarnya sesuatu yang hanya ada di Pikiran Kita,karena setiap Ras,Bangsa,Kaum dan Puak,Suku Bangsa serta Suku Kaum mempunyai cara berbicara yang Khas,seperti cara berpikir mereka.

Bahasa

Tata Bahasa Dan Logat (Aksen atau Dialek) Adalah Sesuatu Yang Ada Di Dalam Pikiran Kita

Gambar
Wawasan

NKRI is a Hyperbole Thought and a Pseudo Science

I guess you all is often hear or read,some words like this NKRI Harga Mati,when you hear and read a news about my Country in a Radio or a Television and a News Paper,then you feel confused about this is means NKRI Harga Mati. Free translate for NKRI Harga Mati is¬†Unitary Republic Of Indonesia Is No Negotiable Price,this is not about Purchase,it’s only a Literally Means¬†and True Means this is about thought for shape a country or state that tend Facist and Hyperbole.

NKRI is a Short Name or Stand for Negara Kesatuan Republik Indonesia (Unitary Republic Of Indonesia),then some Bigots thinking that Unitary Republic Of Indonesia is No Negotiable Price,as a Faith or a Religion.

In Islamic Thought or Islam Faith,No Negotiable Price is only for “Tawhid”.

“Tawhid” is thought that we must straight or No Negotiable Price for Believe In One God.

If we think,No Negotiable Price for Shape of Country or State,it’s meaning you on Purpose showing that your Country or your State is your Idol. That’s a “Musyrik” and “Musyrik” is a Major Sin in Islamic Thought. Basically Nationally Country Ideology or Nationally State Ideology in the Moslem World is Born,after Khilafah Ustmaniyah or Sultanate Ottoman is Collapse.

NKRI Harga Mati or Unitary Republic Of Indonesia is No Negotiable Price is as “Holding a Soap is too Tight”,if you holding a soap is too tight,the soap is will to Released or Flee or Get Away (you can try this at your home).

The fact many Indonesian People who living in Sumatera,Kalimantan (Indonesian Borneo) and Sulawesi also Maluku,they are refuse the Thought,because it’s too Java Centralize or Jakarta Centralize. NKRI Harga Mati is Selfish Idea for many Indonesian People in Outside Java Island,it’s Unjust,No Make Sense,and Facist also Megalomaniac,Pseudo Science.

Basically a Hyperbole Thoughts or some Redudant Ideas make our Life has been Suffer or Trapped in a Stupidly.

Unfortunately,some Bigots and Facist,they are tend loves the Idea or the Thought. A Natural Instinct or In a Sense everyone or human being,they are tend loves or feels comfort living in an Alliance or Federation. A Country or a State is Place for meet some ideas,so actually Country or State is a Verb Word,because a Country or a State as usual is Dynamic,if not like that,it means the Country or the State will be Break Up or Dying,for this there many examples.

By the way,how about you?

Standar
Bahasa

Penyebar Kengerian dan Ketakutan

Belakangan ini sering Muncul kata Terorisme dan Teroris,kedua kata itu muncul secara liar di media-media utama,dan lebih ditujukan pada Pemeluk Agama tertentu dan tanpa ada usaha untuk Menjernihkan atau Menjelaskan,arti kedua kata itu secara lebih jernih Terorisme,yang adalah sebuah Kata Keterangan yang berarti Penyebar Ketakutan,Kengerian dan Memicu Kengerian dalam Bahasa Malaysia,Terorisme disebut pula Keganasan. Arti kata itu jika kita selami bisa pula berarti perbuatan sekelompok orang atau pemerintahan sebuah negara,yang menyebarkan Kengerian,contoh : sebuah Pemerintahan yang melakukan Serangan dengan Pesawat Tanpa Awak yang mengakibatkan banyaknya Korban yang terluka dan tewas atau sebuah Perusahaan Keamanan Swasta yang bertindak Buas dan menyebabkan banyak orang yang merasa Ngeri. Bisa juga istilah Teroris tersebut itu disematkan pada sebuah Pemerintahan yang bertindak semena-mena pada Rakyatnya. Kenapa orang yang mendatangkan Tabung Gas Elpiji murah dari RRC (Republik Rakyat Cina) dengan Mutu Buruk,Orang itu tak disebut sebagai Teroris juga? Atau Tersangka Teroris atau Perusahaan Pembuat Tabung Gas Elpiji murah itu,disebut pula sebagai Penyebar Terorisme,karena Tabung Gas Elpiji buatan Perusahaan itu,telah menyebabkan Ketakutan dan Kengerian dimana-mana,mutu Buruk,Tabung Gas Elpiji telah menyebabkan banyak orang yang menjadi Korban,ketika Tabung Gas Elpiji itu Meledak atau Memicu Kebakaran. Sebuah Ormas Kepemudaan yang bertindak semena-mena,memeras,memalak dan bahkan membacok seseorang hingga Tewas,bisa pula mereka disebut sebagai Teroris karena mereka telah Menyebarkan Rasa Tidak Aman,Kengerian dan Ketakutan. Seorang Caleg  (Calon Legislatif-Calon Anggota DPR)  dari sebuah Partai Nasionalis yang Sekuler dan Cenderung Alergi pada sesuatu yang Berbau Islam,dia  telah membuat Pernyataan pada Umat Islam atau Kaum Islamis di Negeri ini yang mengandung Unsur Ancaman yang Mengerikan dan Jahat. Dia (Caleg dari Partai tersebut) bisa pula digolongkan sebagai Teroris. Marilah kita berbicara lebih jauh tentang kata Terorisme dan Teroris,jika di lingkungan tempat kita tinggal ada seorang tetangga yang gemar Membuat Keresahan dan Menganggu tetangga-tetangga yang lainnya,dia bisa dianggap sebagai Teroris juga,karena dia telah membuat tetangga-tetangganya merasa tidak Aman dan Ketakutan (Ingat! Teroris adalah Penyebar Keganasan dan Ketakutan).

Entah mengapa pelaku Terorisme selalu dikaitkan dengan orang-orang yang berjenggot padahal Seniman dan Bintang Rock ada pula yang berjenggot (bahkan ada pula Pemilik Sebuah Stasiun TV yang Berjenggot).

Mao Tsetung yang adalah seorang Pemimpin Besar dari RRC,dia telah Menyebabkan Penderitaan,Kengerian dan Kematian bagi Kebanyakan Rakyatnya dan Khususnya Bangsa Tibet (Khususnya saat dia memerintahkan Pasukan RRC Mencaplok Tibet dan Ketika terjadi Revolusi Kebudayaan yang mendapat Sokongan dari dia),dia sama sekali tidak Berjenggot,tapi dia telah Melakukan Tindakan Seorang Teroris.

Pengertian Teroris dan Terorisme pada dasarnya telah dirusuah/dikorupsi dan diselewengkan oleh pihak-pihak tertentu.

Sebuah Pesan-Pesan jika diulang terus-menerus pastilah akan terekam di dalam Pikiran Bawah Sadar kita dan tanpa kita Sadari kita Mempercayainya dan Melakukannya (Salah Satu Bentuk Hipnotis atau Semacam Hipnotis).

Pengertian Teroris bisa pula untuk sebuah Pasukan yang Jumlahnya sedikit dan Pasukan yang Jumlahnya besar akan disebut Pasukan yang menjalankan Tugas Negara.

Sebuah Stasiun TV yang Menyebarkan Fitnah dan Kebohongan kepada banyak orang,bisa pula disebut sebagai Teroris atau Pihak yang Melakukan Terorisme dengan mempergunakan Frekuensi Umum.

Segerombolan orang yang dibayar oleh Pihak-Pihak Tertentu untuk melakukan Perudungan/Bully pada beberapa orang yang mereka anggap tidak sepaham dengan mereka atau Pihak-Pihak tertentu yang membayar mereka,Gerombolan orang ini bisa dianggap telah melakukan salah satu bentuk Terorisme dan mereka bisa dianggap sebagai Teroris.

Di beberapa Negara yang Korup dengan Pemerintahan yang dikuasai oleh seorang Diktaktor,Isu Terorisme atau Kegiatan Terorisme,biasanya dipakai untuk Menghantam lawan-lawan politik mereka atau pihak yang ada kecenderungan untuk Membahayakan Kekuasaan Mereka.

Pada dasarnya Pengertian Terorisme dan Teroris sangatlah Luas,karena itulah sebaiknya kita pergunakan Pikiran yang Jernih dan Mata Hati kita,saat kita membaca,mendengar dan melihat berita-berita tentang Teroris dan Terorisme.

Permalink gambar yang terpasang

Standar
Bahasa

Ken Arok dan Ken Aroknisme

Ketika kita berbicara tentang Sejarah kita.tanpa kita sadari kita akan membicarakan tentang sebuah Kerajaan Besar yang berakar di Jawa Timur yang sejarahnya dipenuhi oleh Kekerasan dan Beragam Skandal,Kerajaan itu bermula dari sebuah Kerajaan yang bernama Singosari,seorang pimpinan perampok atau sebuah gerombolan garong,yang adalah pendiri Kerajaan Singosari,dia kita kenal sebagai si Ken Arok. Sepanjang hidupnya orang yang bernama Ken Arok ini,telah melakukan beragam Kejahatan demi mendapatkan keinginannya. Dia pergunakan Kerisnya untuk membunuh beberapa orang termasuk si Pembuat Kerisnya (Mpu Gandring) dan Suami (Tunggul Amentung) si Ken Dedes.

Orang seperti si Ken Arok ini adalah gambaran orang yang menghalalkan segala cara demi hasratnya pada Syawat dan Kekuasaan. Yang Konyol Sejarah seperti ini malah ada di dalam buku-buku pelajaran sejarah di negara ini,dan beberapa orang malah bangga dengan sejarah yang seperti ini. Pemahaman Sejarah adalah sesuatu yang membentuk Tabiat sebuah Negeri atau Rakyat dari sebuah Negeri. Semangat Ken Arok atau Ken Aroknisme sangat mewarnai sejarah negeri ini,karena itu sejarah negeri ini dipenuhi semangat saling bantai,bunuh dan jajah serta beragam skandal perzinahan. Pertanyaanku ; mengapa kita tidak berkhidmat atau lebih mengangkat Sejarah Kesultanan Samudera Pasai dan khususnya Sejarah Sultan Iskandar Muda? Kesultanan Samudera Pasai telah memberikan Ilham dan Mendukung Kebangkitan Islam di Asia Tenggara dan Sultan Iskandar Muda adalah orang yang mempunyai Keteguhan Luar Biasa untuk menegakan Hukum dan Keadilan,tanpa kecuali pada anak laki-laki Kesayangannya.

Di sisi lain kita bisa mempergunakan istilah Ken Arok untuk orang yang cenderung menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya dan memperkaya Bahasa Indonesia pula. Sebagai Contoh ; si Budi begitu ambisius,dia mirip si Ken Arok atau Politikus itu sangat Ken Arok. Aku tambahkan lagi sebagai contoh ; Ini adalah sebuah Ideologi Ken Aroknisme,Dia sebiadab Ken Arok dan lain-lain (tergantung selera kita untuk menempatkan kata Ken Arok di mana pada sebuah Kalimat atau Kata-Kata).

Itulah Sifat atau Tabiat si Ken Arok yang harus kita jauhi sebagai Orang Beragama dan Orang Islam khususnya.

Standar
Bahasa, PPC, PTC

Pencari Anak Cabang dan Anak Cabang

Istilah Refferal dan Refferer,sangat sering dipakai dalam Dunia PTC dan Dunia PPC,Refferal berarti orang atau pihak yang berhasil di dapatkan oleh seorang Refferer yang mempromosikan sebuah Perusahaan PPC atau PTC melalui sebuah Tautan,yang kemudian dia mengkliknya dan setelah dia menjadi Anggota di Perusahaan PPC atau Perusahaan PTC tersebut,si Refferer mendapatkan uang komisi. Refferer bisa pula diterjemahkan sebagai “Perantara” dan Refferal adalah orang yang berhasil didapatkan oleh si Perantara.

Terjemahan paling tepat untuk Refferal adalah Anak Cabang dan untuk Refferer adalah Pencari Anak Cabang. Tentang menterjemahkan adalah kita seharusnya jangan menterjemahkan hanya secara harafiah,tapi harus tepat pada sasaran pula dan berusaha menjadikan kata-kata atau kalimat yang kita terjemahkan menjadi mudah diucapkan dan diingat,pada dasarnya bahasa ibarat sebuah sungai yang mengalir,karena itu kita tidak boleh menterjemahkan sebuah kalimat atau kumpulan kata-kata secara kaku. Istilah yang aku pergunakan untuk hasil terjemahan yang kaku atau kata-kata yang diterjemahkan secara kaku adalah Terjemahan yang Dangkal atau Terjemahan Bujur Sangkar.

Silah kita bayangkan seperti apa tulisan-tulisan Karl May dan  Ernest Hemingway,jika diterjemahkan secara Dangkal atau menghasilkan terjemahan Bujur Sangkar.

Jika Perusahaan-Perusahaan PTC dan PPC dalam negeri ingin bahasa kita lebih bermartabat,sebaiknya lebih berani mempergunakan kata-kata dalam Bahasa Indonesia daripada Bahasa Asing atau mereka bisa melihat di KBBI.

 

Catatan Kaki : PTC (Pay Trusted Click) adalah sebuah perusahaan periklanan yang membayar orang-orang  untuk mengklik iklan-iklan di situs kepunyaan Perusahaan PTC itu sendiri. PPC (Pay Per Click) adalah sebuah perusahaan periklanan yang menjadikan situs-situs pribadi atau blog-blog sebagai wadah untuk iklan-iklan mereka dan si empunya situs pribadi atau blog dibayar berdasarkan jumlah iklan yang diklik di situs pribadi atau blog mereka.

Standar
Tausug

Mengenal Tausug Dan Bahasa Mereka (1)

Sedikit Selayang Pandang tentang Suku Bangsa Tausug,kebanyakan mereka tidak mau disebut sebagai Pilipino,karena bagi mereka itu adalah pengakuan Kekuasaan Spanyol atau Kerajaan Kastila dan istilah Pilipino itu berarti Budak Raja Philip dan Suku Bangsa ini adalah Kaum yang terbanyak terdapat di Pulau Jolo. Pada Masa Presiden Marcos berkuasa dilakukan beragam cara untuk memusnahkan mereka,termasuk dengan mempergunakan Bom-Bom Napalm atau Bom-Bom Bakar (Dinamika Islam Filipina,Cesar Adib Majul). Bahasa yang mereka tuturkan atau biasa disebut sebagai Bassa Sug termasuk dalam kelompok Bahasa Melayu Lama,dalam Kegarangan dan Keberanian mereka mempunyai banyak kemiripan dengan Suku Bangsa Bugis,Komering (Sumatera Selatan) dan Aceh serta Madura,khususnya Suku Bangsa Bugis dan Suku Bangsa Madura,jika dalam Budaya Bugis dan Madura dikenal istilah Siri dan Carok untuk mempertahankan Harga Diri,dalam Budaya Tausug dikenal pula Budaya seperti itu,mereka menyebutnya Maisug. Tausug berarti Orang Arus,karena Tau berarti Orang dan Sug berarti Arus atau orang-orang yang hidup di tepi sungai dan mengikuti arus sungai untuk menghidupi diri mereka,pada dasarnya mereka adalah sebuah Masyarakat Melayu Islam yang hidup di tepi sungai atau daerah pesisir dan gemar berlayar,karena itulah mereka dikenal pula sebagai pelaut-pelaut ulung dan penjajah Spanyol dan Amerika sangat takut pada serangan orang-orang arus ini,khususnya di atas air (sungai dan laut).

Yang aku sajikan di dalam tulisan di bawah ini adalah sekumpulan percakapan seorang guru pada murid-muridnya yang berasal dari sebuah e-book yang berjudul Hinda Itik yang ditulis oleh Seymour dan Lois Ashley,dan buku ini diterbitkan oleh Summer Institute Of Linguistics-Philippines,Inc pada Tahun 1969.

Perhatikanlah kemiripan Bahasa mereka dengan Bahasa kita,khususnya Bahasa-Bahasa Melayu Lama.

1.In patta,ini utak. Pagsubli na kamu mag-iyan utak (Ini sebuah gambar otak. Kamu/Kau ulangi menyebutnya otak).

2.In sulat ini,utak. Pagsubli na kamu mag-iyan utak (Tulisan ini adalah otak. Kamu/Kau ulangi menyebutnya otak).

3.Unu ini? (Apa ini?)

4.Laga niyu ini dagbus sin sulat ini utak duun habuk niyu ha umbul duwa iban ha manga sulat ha dingding (Lihatlah untuk kata otak di dalam bukumu di halaman dua dan di bagian dingding-tembok).

5.In lappal in,utak da isab. Pagsubli na kamu mag-iyan utak (Kata ini juga otak. Kamu/Kau ulangi menyebutnya otak).

6.Magbacha na kamu sin siyulatku ini (Bacalah apa yang sudah aku tulis).

7.Amuna! Marayaw (Itu Benar! Bagus).

8.Iban unu baha ini? (Dan apa ini?).

9.Makabacha kamu sin ini? (Bisakah kamu-kau membaca ini?).

10.Bachaha niyu dayn ha lawa pa tuu (Bacalah dari kiri ke kanan).

11.Bachaha niyu na dayn ha taas pa baba (Bacalah dari atas ke bawah).

12.Bachaha niyu in kabtangan way ku tiyabunan (Bacalah suku kata yang tidak aku tutupi).

13.Bachaha niyu in ini (Bacalah ini).

14.Tudlua iban bachaha in sulat itik,ha lawn sin buk niyu (Tandai dan bacalah kata itik di bukumu).

15.Magbacha na kitaniyu sin kabtangan ini magbalik (Aku akan membaca semua surat-surat ini lagi).

16.Tudlua iban bachaha in sulat,amu in mag-iyan hi siyu in naglupad (Tandai dan bacalah tulisan yang mengatakan             siapa yang terbang).

17.Tudlua iban bachaha in sulat amu mag-iyan unu in dahun sin itik (Tandai dan bacalah tulisan yang mengatakan apa        itik-bebek membawahnya).

18.Bachaha niyu kabtangan magbalik (Bacalah suku kata tersebut lagi).

19.Bihaun magsulat kamu ha hangin biya ini. Singuri niyu aku (Kini tulislah di udara seperti ini. Tirulah aku).

20.Magsulat na kamu sin I dakula ha lamishan iban sin lima niyu tum-tuma niyu subay dayn ha malayu harap pa                    alupan niyu ampa dayn lawa harap pa tuu (Menulis huruf besar I di meja yang terdapat di bangkumu dengan jari-            jarimu sendiri ingatlah seharusnya dari jauh menghadapmu dari kiri ke kanan).

21.Bang kamu magsulat sin I dakula subay magtagna dayn gudlis ha taas. Daha in pinsil harap pa alupan sampay                    naabut in gudlis ha baba. Na ganpa hambuuk gudlis ha taas iban hambuuk ha baba dayn ha lawa pa tuu (Ketika kau          menulis huruf besar I mulai dari garis di atas. Gambarlah pensilmu menghadap dirimu sendiri sampai kau                            mencapai  garis tersebut di bawah. Kini tambahkanlah sebuah garis di atas dan di bawah dari kiri ke kanan).

22.Na magsulat na kamu na katas sulata I dakula (Kini menulis di kertas. Menulis huruf I besar).

23.Pa taw ra in pagsulat sin I dakula ha gudlisan sin katas niyu yan (Membuat banyak huruf besar I di garis-garis                  kertasmu).

24.Bang magsulat kamu sin i asibi subay magtagna dayn ha gudlis ha gitungan . Daha in pinsil mu harap pa alupan mu          sampay maabut in gudlis ha baba. Tumbukan ha taas (Ketika kau menulis i kecil kau seharusnya memulai dari                  garis  tengah. Gambarlah pensilmu menghadapmu hingga-sampai kau mencapai garis bawah. Kemudian berikanlah        titik di  atasnya).

25.Magbacha na kamu sin siyulat ku ini (Bacalah apa yang sudah aku baca).

26.Iban unu ini? (Dan apa ini?).

27.Hi siyu in makabacha sin siyulat ku ini? Hi siyu-siyu makabacha amuna siya in makapapas sin sulat?  (Siapa yang             bisa membaca kata? Siapa saja yang bisa membacanya maukah menghapusnya?)

28.Bachaha niyu in sulat (Bacalah tulisan ini).

29.Bihaun magsulay kamu magsulat ha hangin biya ini. Singuri niyu aku (Cobalah untuk menulis di udara seperti ini.           Tirulah aku).

30.Sulata magbalik ha gudlis ini I dakula (Tulislah lagi I besar di garis ini).

Standar