Aku selalu menyadari bahwa Kemerdekaan adalah Hak Segala Bangsa,Keinginan Untuk Merdeka adalah Sesuatu yang Alami dan Bukanlah sebuah Penyakit dan kita haruslah menghormati pula keinginan Rakyat Papua Barat yang adalah Bangsa Melanesia Barat dan dalam perjalanan sejarahnya jarang disorot oleh sejarawan-sejarawan negeri ini (karena mereka cenderung jawa sentris),bahwa di masa lampau Bangsa Melanesia atau disebut pula sebagai Bangsa Lapitahttp://frontiers-of-anthropology.blogspot.com/search/label/Lapita%20Ware%20People)                                     ,adalah pelaut-pelaut ulung pula dan mereka tidak kalah dengan pelaut-pelaut ulung yang berasal dari Bangsa rumpun Austronesia/Malayo-Polynesia.

Bangsa Papua atau Bangsa Melanesia ibarat ranting yang berasal dari pohon asing yang diusahakan  secara Paksa dicangkokan ke Negeri ini,terbukti dalam Pepera yang hanya diikuti oleh sekitar 1000 lebih Rakyat Papua yang pada saat itu berjumlah  sekitar 800.000 jiwa.

Jarang ditulis di dalam buku-buku pelajaran sejarah,bahwa Bung Hatta menentang gagasan pengabungan Papua Barat dengan Indonesia. Pendapat Bung Hatta saat itu adalah “Indonesia adalah Negeri Suku Bangsa-Suku Bangsa Rumpun Melayu”.

Tapi sayangnya Bigot-Bigot Nasionalis atau Bigot-Bigot Majapahit tidak mau tahu pada Kenyataan yang ada di atas.

lapita

Dengarkanlah Jeritan Hati Mereka

Papua Barat

Jeritan Hati Rakyat Papua Barat

Gambar