Sangat menarik pendapat yang menyebutkan tentang penyusupan Bangsa-Bangsa rumpun Austronesia/Malayo-Polynesia,ke Australia Utara dan Barat,penelitian genetika belakangan ini menunjukan bahwa Puak-Puak Aborigin yang berada di daerah Australia Utara dan Barat,mereka mempunyai susunan genetik atau susur galur yang berbeda dengan Puak-Puak Aborigin lainnya di Australia (susunan gen mereka lebih dekat dengan puak-puak yang menuturkan bahasa-bahasa austronesia/malayo-polynesia).

Daerah Australia Barat  adalah daerah di Australia yang sangat dekat dengan negeri-negeri tempat Bangsa-Bangsa yang menuturkan Bahasa-Bahasa Austronesia/Malayo-Polynesia,mereka bermukim di Indonesia dan Timor Leste.

Penemuan baru-baru ini di salah satu gua di Australia semakin mendukung pendapat bahwa di masa lampau Bangsa-Bangsa Austronesia/Malayo-Polynesia,telah lebih dahulu menemukan Benua itu,dari Kapten Cook seorang Petualang dari Inggris dan mereka kemudian menjalin hubungan tidak hanya hubungan perdagangan saja,tapi lebih dari itu dan bahkan mereka terkesan dengan kemampuan mengarungi lautan Bangsa rumpun Austronesia/Malayo-Polynesia itu,dikenal sebagai Suku Bangsa Bugis dan kehebatan mereka mengarungi lautan sudah tak diragukan lagi.

Kapal Phinisi yang adalah Kendaraan mereka untuk mengarungi lautan,kemudian mereka abadikan dalam sebuah lukisan yang dilukis di salah satu dinding gua di Australia.

Lukisan Dinding di salah satu gua di Australia ini,adalah bukti tak terbantahkan.Gambar

Australia, Austronesia/Malayo-Polynesia

Lukisan Kapal Phinisi

Gambar