Permalink gambar yang terpasang

Mungkin sudah banyak tulisan yang membahas tentang ini,dan yang aku tulis hanyalah sebuah pengulangan saja 🙂 tapi aku rasa hal ini,adalah sesuatu yang menarik untuk dibahas dan aku mendapat terpicu untuk menuliskan tentang hal ini setelah seorang Teman Malaysiaku,mencuitkan sebuah cuitan di Twitter,dan cuitan itu bertuliskan “Tinggal adalah Leave dan Stay“,jadi kata “Tinggal” yang berasal dari Bahasa Melayu mempunyai dua arti dalam Bahasa Inggris,yaitu Leave (Tinggal-Meninggalkan) dan Stay (Tetap Tinggal-Tinggal),kemudian jika berbicara tentang Bahasa Saudara Sepupu kita yaitu Bahasa Pilipino atau Bahasa Tagalog,kita akan temui beberapa kata atau kalimat yang artinya beda,tapi penyebutannya hampir sama atau sama,inilah beberapa contoh “Mahal Kita” yang berarti “Aku Cinta Padamu”,dalam Bahasa mereka,Cinta adalah sesuatu yang Mahal atau ketika seseorang mengatakan “Mahal Kita”,bisa kita artikan “Hubungan Kita Adalah Sesuatu Yang Berharga Karena Mahal” 🙂 dalam  Bahasa Malaysia dan Bahasa Pilipino/Tagalog,Pensiun atau Berhenti,berarti Besara atau Isasara dalam Bahasa Pilipino/Tagalog,di sisi lain SARA berarti Suku Agama dan Ras serta Antar Golongan dalam Bahasa Indonesia,serta Perkauman dalam Bahasa Malaysia. Pada Masa Orde Baru,kita (Warga Negara Indonesia) dilarang membicarakan tentang Persoalan SARA,jika kita tetap Nekat membicarakan tentang SARA pada masa Orde Baru,kita bisa ditangkap oleh Pemerintah dengan Pasal Subersif (seperti ISA-Internal Security Act-di Malaysia).

Bahasa-bahasa di daerah Austronesia/Malayo-Polynesia,Nusantara dan Bumantara (istilah ini diperkenalkan oleh Prof Sutan Alisyahbana untuk menyebutkan tempat tinggal bangsa-bangsa yang terdapat di Indonesia,Malaysia,dan Pilipina serta Brunei) adalah unik,luwes atau fleksibel,bisa juga disebut lentur,karena itulah bahasa-bahasa itu mengalami Aglutinasi,pengertian Aglutinasi adalah sebuah suku kata bisa berkembang menjadi beberapa kata,sebagai contoh Merah,Bara dan Amarah,serta Sejati,Jati. Semantik Polarisasi adalah sesuatu yang membuat Bahasa-Bahasa Austronesia/Malayo-Polynesia,dan kebanyakan Malayik,menjadi lebih menarik.

Semantik Polarisasi adalah beberapa kata dari sebuah bahasa,dengan sebutan yang sama,tapi dengan arti yang berbeda,sebagai contoh atau beberapa contoh adalah kata Asa,dalam Bahasa Indonesia,Bahasa Pilipino/Tagalog yang berarti Harapan,tapi dalam Bahasa Iban artinya menjadi Kekecewaan.

Dalam Bahasa Tagalog/Pilipino untuk menyebutkan Jenazah atau Mayat,mereka pergunakan kata Bangkay,dan bagi kita (dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Malaysia)  kata Bangkay atau kata Bangkai hanya dipakai untuk menyebutkan seekor Binatang yang Mati.

Mungkin kebanyakan orang kita akan merasa Kaget atau Tercengang,ketika ada orang Pilipina yang mengatakan Bantay 🙂 kata Bantay dalam Bahasa Pilipino/Tagalog berarti Penjaga.

Dalam Bahasa Maori,kata Tahi,dipakai untuk menyebutkan Angka Satu,dan dalam Bahasa Maori,Pantai atau Pesisir disebut sebagai Taikai (terdengar kata Tahi atau Tai lagi).

Uban dalam Bahasa Jawa berati Hujan,tapi dalam Bahasa Indonesia berarti “Rambut Yang Memutih” atau “Berwarna Putih”.

Kata yang terdapat di atas kepala tulisan ini adalah sebuah Kata Melayu yang paling terkenal dan paling banyak dipergunakan,yaitu Terima Kasih. Terima Kasih bisa berarti”Menerima Kasih” atau “Kita Telah Menerima Kasih Atau Kebaikan Yang Telah Diberikan Oleh Seseorang”.

Dari Bahasa-Bahasa yang kita pergunakan,terlihat Nenek Moyang Kita,adalah orang-orang yang sangat menikmati hidup di daerah kepulauan dengan cuaca tropis dan tanah yang subur,karena itu Bahasa-Bahasa yang kita pergunakan tidak kaku,mengalir seperti arus sungai atau laut dan cenderung menjunjung azas persamaan atau egaliter.

Iklan
Austronesia/Malayo-Polynesia, Bahasa

Bahasa Kita Memang Unik

Gambar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s