Tausug

Mengenal Tausug Dan Bahasa Mereka (1)

Sedikit Selayang Pandang tentang Suku Bangsa Tausug,kebanyakan mereka tidak mau disebut sebagai Pilipino,karena bagi mereka itu adalah pengakuan Kekuasaan Spanyol atau Kerajaan Kastila dan istilah Pilipino itu berarti Budak Raja Philip dan Suku Bangsa ini adalah Kaum yang terbanyak terdapat di Pulau Jolo. Pada Masa Presiden Marcos berkuasa dilakukan beragam cara untuk memusnahkan mereka,termasuk dengan mempergunakan Bom-Bom Napalm atau Bom-Bom Bakar (Dinamika Islam Filipina,Cesar Adib Majul). Bahasa yang mereka tuturkan atau biasa disebut sebagai Bassa Sug termasuk dalam kelompok Bahasa Melayu Lama,dalam Kegarangan dan Keberanian mereka mempunyai banyak kemiripan dengan Suku Bangsa Bugis,Komering (Sumatera Selatan) dan Aceh serta Madura,khususnya Suku Bangsa Bugis dan Suku Bangsa Madura,jika dalam Budaya Bugis dan Madura dikenal istilah Siri dan Carok untuk mempertahankan Harga Diri,dalam Budaya Tausug dikenal pula Budaya seperti itu,mereka menyebutnya Maisug. Tausug berarti Orang Arus,karena Tau berarti Orang dan Sug berarti Arus atau orang-orang yang hidup di tepi sungai dan mengikuti arus sungai untuk menghidupi diri mereka,pada dasarnya mereka adalah sebuah Masyarakat Melayu Islam yang hidup di tepi sungai atau daerah pesisir dan gemar berlayar,karena itulah mereka dikenal pula sebagai pelaut-pelaut ulung dan penjajah Spanyol dan Amerika sangat takut pada serangan orang-orang arus ini,khususnya di atas air (sungai dan laut).

Yang aku sajikan di dalam tulisan di bawah ini adalah sekumpulan percakapan seorang guru pada murid-muridnya yang berasal dari sebuah e-book yang berjudul Hinda Itik yang ditulis oleh Seymour dan Lois Ashley,dan buku ini diterbitkan oleh Summer Institute Of Linguistics-Philippines,Inc pada Tahun 1969.

Perhatikanlah kemiripan Bahasa mereka dengan Bahasa kita,khususnya Bahasa-Bahasa Melayu Lama.

1.In patta,ini utak. Pagsubli na kamu mag-iyan utak (Ini sebuah gambar otak. Kamu/Kau ulangi menyebutnya otak).

2.In sulat ini,utak. Pagsubli na kamu mag-iyan utak (Tulisan ini adalah otak. Kamu/Kau ulangi menyebutnya otak).

3.Unu ini? (Apa ini?)

4.Laga niyu ini dagbus sin sulat ini utak duun habuk niyu ha umbul duwa iban ha manga sulat ha dingding (Lihatlah untuk kata otak di dalam bukumu di halaman dua dan di bagian dingding-tembok).

5.In lappal in,utak da isab. Pagsubli na kamu mag-iyan utak (Kata ini juga otak. Kamu/Kau ulangi menyebutnya otak).

6.Magbacha na kamu sin siyulatku ini (Bacalah apa yang sudah aku tulis).

7.Amuna! Marayaw (Itu Benar! Bagus).

8.Iban unu baha ini? (Dan apa ini?).

9.Makabacha kamu sin ini? (Bisakah kamu-kau membaca ini?).

10.Bachaha niyu dayn ha lawa pa tuu (Bacalah dari kiri ke kanan).

11.Bachaha niyu na dayn ha taas pa baba (Bacalah dari atas ke bawah).

12.Bachaha niyu in kabtangan way ku tiyabunan (Bacalah suku kata yang tidak aku tutupi).

13.Bachaha niyu in ini (Bacalah ini).

14.Tudlua iban bachaha in sulat itik,ha lawn sin buk niyu (Tandai dan bacalah kata itik di bukumu).

15.Magbacha na kitaniyu sin kabtangan ini magbalik (Aku akan membaca semua surat-surat ini lagi).

16.Tudlua iban bachaha in sulat,amu in mag-iyan hi siyu in naglupad (Tandai dan bacalah tulisan yang mengatakan             siapa yang terbang).

17.Tudlua iban bachaha in sulat amu mag-iyan unu in dahun sin itik (Tandai dan bacalah tulisan yang mengatakan apa        itik-bebek membawahnya).

18.Bachaha niyu kabtangan magbalik (Bacalah suku kata tersebut lagi).

19.Bihaun magsulat kamu ha hangin biya ini. Singuri niyu aku (Kini tulislah di udara seperti ini. Tirulah aku).

20.Magsulat na kamu sin I dakula ha lamishan iban sin lima niyu tum-tuma niyu subay dayn ha malayu harap pa                    alupan niyu ampa dayn lawa harap pa tuu (Menulis huruf besar I di meja yang terdapat di bangkumu dengan jari-            jarimu sendiri ingatlah seharusnya dari jauh menghadapmu dari kiri ke kanan).

21.Bang kamu magsulat sin I dakula subay magtagna dayn gudlis ha taas. Daha in pinsil harap pa alupan sampay                    naabut in gudlis ha baba. Na ganpa hambuuk gudlis ha taas iban hambuuk ha baba dayn ha lawa pa tuu (Ketika kau          menulis huruf besar I mulai dari garis di atas. Gambarlah pensilmu menghadap dirimu sendiri sampai kau                            mencapai  garis tersebut di bawah. Kini tambahkanlah sebuah garis di atas dan di bawah dari kiri ke kanan).

22.Na magsulat na kamu na katas sulata I dakula (Kini menulis di kertas. Menulis huruf I besar).

23.Pa taw ra in pagsulat sin I dakula ha gudlisan sin katas niyu yan (Membuat banyak huruf besar I di garis-garis                  kertasmu).

24.Bang magsulat kamu sin i asibi subay magtagna dayn ha gudlis ha gitungan . Daha in pinsil mu harap pa alupan mu          sampay maabut in gudlis ha baba. Tumbukan ha taas (Ketika kau menulis i kecil kau seharusnya memulai dari                  garis  tengah. Gambarlah pensilmu menghadapmu hingga-sampai kau mencapai garis bawah. Kemudian berikanlah        titik di  atasnya).

25.Magbacha na kamu sin siyulat ku ini (Bacalah apa yang sudah aku baca).

26.Iban unu ini? (Dan apa ini?).

27.Hi siyu in makabacha sin siyulat ku ini? Hi siyu-siyu makabacha amuna siya in makapapas sin sulat?  (Siapa yang             bisa membaca kata? Siapa saja yang bisa membacanya maukah menghapusnya?)

28.Bachaha niyu in sulat (Bacalah tulisan ini).

29.Bihaun magsulay kamu magsulat ha hangin biya ini. Singuri niyu aku (Cobalah untuk menulis di udara seperti ini.           Tirulah aku).

30.Sulata magbalik ha gudlis ini I dakula (Tulislah lagi I besar di garis ini).

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s